LOMBOK, iNewsLombok.id - Bulan Ramadan 2026 selalu identik dengan meningkatnya semangat berbagi di tengah masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian yang paling terlihat adalah tradisi menyediakan makanan untuk berbuka puasa. Aktivitas ini tidak hanya berlangsung dalam lingkup keluarga, tetapi juga meluas ke ruang publik melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Tradisi berbagi makanan saat Ramadan telah menjadi bagian dari budaya gotong royong masyarakat Indonesia. Momentum berbuka puasa dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan empati, serta membantu masyarakat yang membutuhkan akses makanan yang layak.
Secara sosial, kegiatan ini menciptakan ruang kebersamaan yang memperkuat hubungan antarmasyarakat. Tak heran jika Ramadhan sering disebut sebagai bulan penuh keberkahan sekaligus bulan solidaritas.
Keutamaan Memberi Makan Orang Berpuasa
Dalam ajaran Islam, memberi makan orang yang berpuasa memiliki nilai pahala yang besar. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW bahwa orang yang memberi makan untuk berbuka akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala yang menerimanya.
Praktik ini pun terus berkembang, dari sekadar tradisi keluarga menjadi gerakan kolektif yang melibatkan komunitas, organisasi sosial, hingga lembaga zakat resmi.
Dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Selasa (24/2/2026), terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengamalkan kebiasaan mulia ini.
1. Menyediakan Hidangan Berbuka untuk Keluarga dan Tetangga
Menyajikan makanan berbuka di rumah dan mengundang tetangga atau kerabat merupakan langkah sederhana namun bermakna besar. Tradisi buka bersama di lingkungan sekitar dapat mempererat hubungan sosial sekaligus membangun suasana kekeluargaan.
Dalam skala kecil, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian antarwarga.
2. Membagikan Takjil atau Paket Makanan
Pembagian takjil gratis di jalan raya, masjid, atau pusat keramaian sudah menjadi pemandangan khas setiap Ramadan. Kegiatan ini biasanya dilakukan menjelang waktu berbuka puasa.
Selain membantu masyarakat yang masih dalam perjalanan, aksi berbagi takjil mencerminkan solidaritas sosial yang langsung dirasakan manfaatnya. Banyak komunitas anak muda, organisasi mahasiswa, hingga perusahaan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bagian dari program sosial tahunan.
3. Mendukung Program Lembaga Zakat dan Sosial
Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, mendukung program berbagi makanan melalui lembaga zakat dapat menjadi solusi efektif. Lembaga seperti Baznas dan berbagai organisasi kemanusiaan memiliki sistem distribusi yang lebih terstruktur dan menjangkau wilayah luas, termasuk daerah terpencil.
Melalui donasi, paket makanan atau santunan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
4. Menyantuni Fakir Miskin dan Kelompok Rentan
Memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, lansia, atau pekerja informal menjadi bentuk nyata kepedulian sosial. Bantuan dapat berupa makanan siap saji untuk berbuka maupun bahan pokok yang bisa dimasak sendiri.
Langkah ini membantu memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati momen berbuka puasa dengan layak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi refleksi kepedulian terhadap kesenjangan sosial yang masih terjadi.
Dampak Sosial Berbagi di Bulan Ramadan
Tradisi berbagi makanan saat Ramadan tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga memperkuat kohesi sosial. Kegiatan ini mampu membangun rasa persatuan, meningkatkan kepercayaan sosial, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan.
Di era modern, gerakan berbagi juga semakin berkembang melalui platform digital dan kampanye sosial berbasis media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Pada akhirnya, berbagi makanan di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi musiman. Ia telah menjadi bagian dari budaya sosial yang memperkuat solidaritas, empati, dan kepedulian antarumat manusia.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
