LOMBOK, iNewsLombok.id - Bulan Ramadan 2026 selalu identik dengan meningkatnya semangat berbagi di tengah masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian yang paling terlihat adalah tradisi menyediakan makanan untuk berbuka puasa. Aktivitas ini tidak hanya berlangsung dalam lingkup keluarga, tetapi juga meluas ke ruang publik melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Tradisi berbagi makanan saat Ramadan telah menjadi bagian dari budaya gotong royong masyarakat Indonesia. Momentum berbuka puasa dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan empati, serta membantu masyarakat yang membutuhkan akses makanan yang layak.
Secara sosial, kegiatan ini menciptakan ruang kebersamaan yang memperkuat hubungan antarmasyarakat. Tak heran jika Ramadhan sering disebut sebagai bulan penuh keberkahan sekaligus bulan solidaritas.
Keutamaan Memberi Makan Orang Berpuasa
Dalam ajaran Islam, memberi makan orang yang berpuasa memiliki nilai pahala yang besar. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW bahwa orang yang memberi makan untuk berbuka akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala yang menerimanya.
Praktik ini pun terus berkembang, dari sekadar tradisi keluarga menjadi gerakan kolektif yang melibatkan komunitas, organisasi sosial, hingga lembaga zakat resmi.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
