200 Komunitas Motor di Mataram Panaskan Atmosfer Jelang MotoGP Mandalika 2026
LOMBOK, iNewsLombok.id – Antusiasme menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mulai terasa di Nusa Tenggara Barat. Lima hari menjelang race weekend pada 9–11 Oktober 2026, lebih dari 200 anggota komunitas motor mengikuti Watch Party JapaneseGP 2026 #IndonesiaMenduniaBersamaPertamina di Bajawa Etnica, Mataram.
Kegiatan tersebut diikuti komunitas RNB Chapter Lombok dan Honda Asosiasi Lombok. Peserta mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari city touring, flag-off, kegiatan komunitas, hiburan musik hingga menyaksikan balapan MotoGP Jepang.
Rute city touring menempuh jarak sekitar 16 kilometer dengan melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Mataram sebelum rombongan kembali ke Bajawa Etnica untuk mengikuti acara Watch Party.
Kegiatan di Mataram sekaligus menjadi penutup rangkaian Watch Parties – Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Malang pada 30 Agustus dan Yogyakarta pada 20 September.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan atmosfer MotoGP kepada komunitas dan penggemar motorsport sekaligus membangun momentum menjelang race week di Mandalika.
Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Donny Mahardjono, mengatakan kegiatan di Mataram menjadi momentum penutup rangkaian Watch Party sekaligus bagian dari perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
“Setelah hadir di Malang dan Yogyakarta, rangkaian Watch Party kini tiba di Mataram sebagai titik terakhir sebelum Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Kami ingin membawa energi MotoGP semakin dekat dengan masyarakat dan komunitas, khususnya di NTB yang menjadi rumah penyelenggaraan balapan ini. Dari Mataram, semangat tersebut kami bawa ke Mandalika untuk menyambut race week pada 9–11 Oktober,” ujar Donny, Minggu (4/10/2026).
Menurut Donny, keterlibatan komunitas menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman Pertamina Grand Prix of Indonesia yang tidak hanya berlangsung di dalam sirkuit, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan di luar arena balap.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang tiga hari balapan di sirkuit. Kami ingin momentum ini turut hidup bersama masyarakat dan menjadi ruang bagi komunitas untuk merasakan semangat MotoGP. Antusiasme yang hadir di Mataram hari ini menjadi bagian dari energi yang akan kita bawa bersama menuju Mandalika. Kami berharap NTB dapat menjadi tuan rumah yang baik serta menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh pengunjung yang datang ke The Mandalika,” tambahnya.
Pelaksanaan Watch Party di Mataram turut didukung Pertamina, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BSI, Bank BTN, Narmada, Jasa Marga, Extra Joss dan SPOTV.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk membangun atmosfer dan antusiasme masyarakat menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan dukungan Pertamina terhadap rangkaian Watch Party merupakan bagian dari upaya memperkuat keterlibatan komunitas dalam pengembangan ekosistem motorsport dan sport tourism di Indonesia.
“Komunitas memiliki peran penting dalam menghidupkan semangat balap di Indonesia. Melalui Watch Party, kami ingin para penggemar turut merasakan kebanggaan menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Antusiasme ini diharapkan terus tumbuh hingga penyelenggaraan di Mandalika nanti,” ujar Baron.
Berakhirnya Watch Party di Mataram menandai dimulainya momentum menuju race week Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Kalender resmi MotoGP menetapkan seri Indonesia berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. Seri ini menjadi ronde ke-17 dalam kalender Kejuaraan Dunia MotoGP 2026.
Sirkuit Mandalika memiliki panjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan, terdiri dari 11 tikungan kanan dan enam tikungan kiri. Pada kelas MotoGP, balapan utama dijadwalkan berlangsung selama 27 lap dengan total jarak 116,13 kilometer.
Selain kelas MotoGP, penonton juga akan menyaksikan persaingan Moto2 dan Moto3 selama akhir pekan balapan.
Dua pembalap Indonesia juga menjadi perhatian menjelang balapan kandang, yakni Veda Ega Pratama di Moto3 dan Mario Suryo Aji di Moto2.
Veda memperkuat Honda Team Asia pada musim Moto3 2026. Pembalap berusia 17 tahun tersebut mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix setelah finis ketiga pada Moto3 Grand Prix Brasil.
Pada Moto3 Jepang yang berlangsung sehari sebelum Watch Party Mataram, Veda finis di posisi ke-11. Hasil tersebut membuatnya mengoleksi 105 poin dan berada di posisi kedelapan klasemen sementara Moto3 2026 menjelang seri Mandalika.
Sementara itu, Mario Suryo Aji menjalani musim ketiganya di kelas Moto2 bersama IDEMITSU Honda Team Asia.
Kehadiran dua pembalap Indonesia tersebut menambah perhatian publik terhadap seri kandang di Mandalika.
Dengan berakhirnya rangkaian Watch Party di Mataram, atmosfer MotoGP kini beralih sepenuhnya menuju Pertamina Mandalika International Circuit.
Antusiasme komunitas motor, penggemar balap dan masyarakat NTB diharapkan terus meningkat hingga puncak penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober mendatang.
Editor: Purnawarman