Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Susunan Baru Dewan Gubernur
Advertisement . Scroll to see content

IHSG Menguat 0,39 Persen ke 6.625, Pasar Nantikan Pelantikan Destry Damayanti

Rabu, 02 September 2026 | 10:49 WIB
  • author iNews.id
IHSG Menguat 0,39 Persen ke 6.625, Pasar Nantikan Pelantikan Destry Damayanti
IHSG menguat 0,39 persen ke level 6.625 pada pembukaan perdagangan Rabu (2/9/2026), di tengah agenda pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. (Foto: ilustrasi iNews.id)

JAKARTA, iNewsLombok.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (2/9/2026) di zona hijau. IHSG menguat 0,39 persen ke level 6.625, bertepatan dengan agenda pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.

Destry dijadwalkan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Gubernur BI di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, pada Rabu sore. Sehari sebelumnya, DPR RI telah menyetujui Destry sebagai Gubernur BI melalui rapat paripurna, Selasa (1/9/2026).

Penguatan IHSG terjadi sejak awal sesi perdagangan dengan aktivitas transaksi yang cukup ramai. Volume perdagangan tercatat sekitar 460 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp314 miliar. Sementara itu, frekuensi transaksi mencapai sekitar 43 ribu kali.

Data awal perdagangan juga menunjukkan sebanyak 244 saham menguat, sementara 69 saham melemah dan 650 saham bergerak stagnan.

Saham Bank Sinarmas Jadi Top Gainers

Sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan pada awal perdagangan. Bank Sinarmas (BSIM) menjadi saham dengan penguatan terbesar atau top gainers, yakni mencapai 25,00 persen.

Posisi berikutnya ditempati Grahaprima Suksesmandiri (GTRA) yang menguat 21,90 persen, kemudian Artha Mahiya Investama (AIMS) dengan kenaikan 17,83 persen.

Sebaliknya, Singaraja Putra (SINI) menjadi saham dengan pelemahan terdalam atau top losers setelah terkoreksi 5,20 persen.

Merdeka Gold Resources (EMAS) menyusul dengan penurunan 3,98 persen, sedangkan Kusuma Kemindo Sentosa (KKES) melemah 3,33 persen.

Mayoritas Sektor Menguat

Penguatan IHSG juga tercermin dari kinerja mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sektor energi tercatat naik 0,59 persen, sedangkan sektor barang konsumen primer atau non-siklikal menguat 0,20 persen. Sektor barang konsumen non-primer atau siklikal menjadi salah satu sektor yang mencatat kenaikan cukup tinggi, yakni 0,80 persen.

Sektor keuangan juga berada di zona hijau dengan penguatan 0,73 persen.

Sementara itu, sektor infrastruktur naik 0,41 persen, sektor properti bertambah 0,11 persen, dan sektor transportasi menguat 0,38 persen.

Sektor teknologi mencatat kenaikan 0,75 persen, sedangkan sektor kesehatan naik 0,33 persen.

Namun, tidak seluruh sektor bergerak positif. Sektor bahan baku terkoreksi 0,20 persen, sementara sektor industri melemah 0,14 persen.

Pasar Menanti Arah Kebijakan Gubernur BI Baru

Pergerakan IHSG pada Rabu ini berlangsung bersamaan dengan momentum pergantian kepemimpinan Bank Indonesia.

Destry Damayanti sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Setelah memperoleh persetujuan DPR RI, ia dijadwalkan menjalani prosesi pengucapan sumpah sebagai Gubernur BI untuk periode 2026-2031.

Pelantikan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena kebijakan bank sentral memiliki pengaruh terhadap berbagai indikator ekonomi dan pasar keuangan, termasuk suku bunga, nilai tukar rupiah, likuiditas, serta stabilitas sistem keuangan.

Pasar juga akan mencermati arah kebijakan moneter BI di bawah kepemimpinan baru, terutama dalam menghadapi dinamika perekonomian global, pergerakan rupiah, inflasi, dan kondisi pasar keuangan domestik.

Dengan IHSG yang dibuka menguat, investor masih menunjukkan sentimen positif pada awal perdagangan. Namun, arah indeks hingga penutupan perdagangan tetap akan dipengaruhi perkembangan saham-saham berkapitalisasi besar serta sentimen domestik dan global.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut