Kapal Selam Nuklir Inggris Dekati Iran, Ketegangan Timur Tengah Memanas
TEHERAN, iNewsLombok.id - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kapal selam nuklir milik Inggris, HMS Anson, dilaporkan mengambil posisi strategis di wilayah utara Laut Arab. Informasi ini pertama kali diungkap oleh media Inggris, Daily Mail.
Kapal selam canggih tersebut diketahui membawa rudal jelajah Tomahawk Block IV dengan jangkauan hingga 1.609 kilometer, serta torpedo berat Spearfish yang memiliki daya hancur tinggi. Keberadaan HMS Anson di kawasan tersebut memicu spekulasi terkait potensi eskalasi konflik dengan Iran.
Menurut sumber pertahanan yang dikutip, Letnan Jenderal Nick Perry yang bertugas dari Markas Besar Gabungan Permanen (PJH) memiliki kewenangan untuk mengeluarkan perintah serangan, jika mendapat persetujuan dari Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.
Situasi ini berkembang setelah pemerintah Inggris dilaporkan mengizinkan penggunaan pangkalan militernya untuk mendukung operasi militer Amerika Serikat (AS) yang menargetkan wilayah strategis Iran, termasuk kawasan sekitar Selat Hormuz.
Keputusan tersebut menuai reaksi keras, baik di dalam negeri Inggris maupun dari pihak Iran. Ribuan warga dilaporkan turun ke jalan di London untuk memprotes keterlibatan Inggris dalam konflik tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bahkan melontarkan peringatan keras melalui media sosial.
Editor : Purnawarman