Drone Tempur Iran Diduga Hantam Burj Al Arab, Bandara Dubai Terdampak dan Empat Orang Terluka
DUBAI, iNewsLombok.id - Dunia internasional dikejutkan oleh kabar serangan udara yang dilaporkan mengguncang Burj Al Arab, salah satu ikon kemewahan paling terkenal di dunia. Hotel berbentuk layar kapal yang menjadi simbol prestise Dubai itu disebut mengalami guncangan hebat setelah diduga terkena hantaman drone tempur pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.
Rekaman amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik ledakan yang memicu kobaran api di salah satu sisi bangunan. Video tersebut langsung viral dan memicu kepanikan publik, baik di dalam maupun luar negeri.
Peristiwa ini terjadi hampir bersamaan dengan laporan gangguan serius di Bandara Internasional Dubai, yang juga mengalami kerusakan infrastruktur pada waktu yang sama.
Laporan sementara menyebutkan sedikitnya empat orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Puing bangunan dikabarkan berserakan di sepanjang kawasan pesisir Jumeirah, lokasi yang selama ini dikenal sebagai pusat wisata premium dan destinasi internasional.
Seorang netizen yang mengaku berada di sekitar lokasi menyatakan bahwa video yang beredar menjadi bukti adanya serangan langsung.
“Ini bukti nyata serangan langsung drone Iran ke jantung Dubai,” tulisnya di media sosial.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Uni Emirat Arab mengenai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Situasi di Dubai dilaporkan mencekam setelah otoritas setempat mengaktifkan sistem peringatan darurat berskala besar. Warga dan wisatawan diminta segera mencari perlindungan di dalam gedung yang aman.
Mereka juga diimbau menjauh dari jendela, pintu, serta area terbuka dan tetap menunggu instruksi resmi dari pemerintah.
Pesan darurat yang beredar menegaskan bahwa kondisi keamanan berada pada titik kritis. Pihak berwenang memperingatkan potensi serangan lanjutan, termasuk kemungkinan rudal jarak jauh yang dapat menyasar wilayah strategis lainnya.
Sebagai pusat keuangan dan pariwisata global, Dubai memiliki peran vital dalam stabilitas ekonomi kawasan Timur Tengah. Jika serangan ini terkonfirmasi sebagai bagian dari eskalasi konflik regional, dampaknya bisa meluas ke sektor penerbangan, energi, hingga pasar finansial internasional.
Para analis keamanan menyebutkan bahwa penggunaan drone tempur dalam konflik modern semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam ketegangan geopolitik di kawasan Teluk.
Hingga berita ini diturunkan, investigasi masih berlangsung dan komunitas internasional menunggu klarifikasi resmi terkait kronologi serta pihak yang terlibat.
Editor : Purnawarman